Wali Kota Bandarlampung Santuni Ahli Waris KPPS yang Wafat

328 views

 

Wali Kota Bandarlampung Santuni Ahli Waris KPPS yang Wafat

Wali Kota Bandarlampung Herman HN didampingi Sekretaris Daerah Kota Badri Tamam dan Humas Pemkot Suhardi Syamsi bersama Komisioner KPU Ferry Triatmodjo (kanan depan) saat menghadiri Rapat Pleno Terbuka Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2019 di KPU Bandarlampung, Kamis (2/5/2019). Foto: Buletin7.com

BULETIN7.COM, BANDARLAMPUNG – WALI Kota Bandarlampung Herman HN berjanji memberikan santunan bagi ahli waris 4 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal saat bertugas mengawal proses penghitungan suara pemilu.

“Ini adalah perjuangan kita bersama, saya sudah bicara dengan pak Sekda, keempat orang ini (KPPS_red) ditambah juga yang sakit tadi akan kita beri penghormatan dari Pemerintah Kota Bandarlampung. Namun belum hari ini, mungkin beberapa hari ke depan kita beritahu keluarganya. Kita semua turut merasakan duka yang mendalam,” kata Herman HN di Kantor KPU Bandarlampung, Kamis (2/5/2019).

Wali Kota Bandarlampung Herman HN menghadiri Rapat Pleno Terbuka Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2019 di KPU Bandarlampung. Kehadiran wali kota disambut langsung oleh Ketua KPU Bandarlampung, Fauzi Heri.

Saat membuka rapat pleno, Fauzi Heri menyampaikan bahwa proses pemilu serentak tahun ini menyisakan banyak duka, sehubungan dengan wafatnya empat petugas KPPS dan puluhan petugas PPK yang jatuh sakit, hingga harus menjalani rawat inap di rumah sakit.

“Di PPK Telukbetung Utara. Dua orang anggotanya dilarikan ke rumah sakit karena kelelahan. Ini menandakan bahwa beban pekerjaan rekan-rekan kita, penyelenggara pemilu adhoc, sangat luar biasa sekali,” ujar Heri.

Selama dua periode menjabat sebagai Ketua KPU Bandarlampung dan telah dua kali menyelenggarakan pemilu serentak, Fauzi Heri mengaku pemilu serentak tahun ini merupakan pemilihan umum yang paling berat dihadapi KPU Bandarlampung.

Baca juga:  Tayang Perdana Film Dilan 1991, KPU Gelar Nobar

“Pemilu 2019 ini merupakan pemilu serentak kali kedua yang kita laksanakan penghitungan dan rekapitulasi lima jenis surat suara. Sebelumnya 2014 juga kita telah memiliki pengalaman menyelenggarakan pileg, pilpres, dan pilgub berbarengan. Tetapi harus diakui bahwa pemilu 2019 adalah pemilu yang paling berat kita hadapi,” katanya.

Rapat pleno yang berlangsung di Ruang Diskusi KPU Bandarlampung dipenuhi puluhan saksi peserta pemilu.

Di hadapan para saksi dan unsur Forkopimda, Wali Kota Bandarlampung mendoakan para petugas KPPS yang wafat dan berharap pelaksanaan Rapat Pleno Terbuka Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2019 dapat berjalan dengan baik dan aman.

“Semoga diampuni dosanya sehingga keluarga yang ditinggalkan bersabar menerima cobaan ini dan saya berharap pleno berjalan dengan baik. Kan ini sudah diteliti, dari tingkat kecamatan juga ada saksinya, semua partai politik juga, presiden dan wakil presiden, saya yakin (penghitungan_red) ini enggak akan begitu lama,” pungkas Herman HN. (*)

KPU Bandarlampung Rapat Pleno Terbuka Santunan KPPS

Penulis: 
    author

    Posting Terkait