Stasiun Penelitian Way Canguk: Peran Vital dan Perlindungan Satwa di TNBBS

1123 views

 

Stasiun Penelitian Way Canguk: Peran Vital dan Perlindungan Satwa di TNBBS

Stasiun Penelitian Way Canguk di Kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Foto: Buletin7.com

BULETIN7.COM, BANDARLAMPUNG – SATWA memiliki peranan sangat penting untuk mengembalikan kerusakan alam yang disebabkan perubahan iklim dan tangan jahil manusia di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan atau TNBBS.

Peran penting satwa dalam mengembalikan kerusakan alam dapat dilihat langsung di kawasan TNBBS pada areal hutan penelitian Way Canguk.

Perkembangan regenerasi hutan ini dicatat oleh para peneliti di Stasiun Penelitian Way Canguk (SPWC) atau Way Canguk Research Station (WCRS).

Stasiun Penelitian Way Canguk berada di kawasan TNBBS dan memiliki wilayah penelitian seluas 800 hektar atau 0,22 persen dari luas TNBBS yang mencapai 313.572, 48 hektar.

Stasiun Penelitian Way Canguk: Peran Vital dan Perlindungan Satwa di TNBBS

Stasiun Penelitian Way Canguk di Kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Foto: Buletin7.com

Hutan Way Canguk merupakan hutan hujan tropis dataran rendah, berada pada ketinggian berkisar antara 0 – 100 meter di atas permukaan laut.

Stasiun Penelitian Way Canguk telah berdiri selama 22 tahun, sejak Maret 1997 lalu, berlokasi di Kecamatan Bengkunat Belimbing, Kabupaten Pesisir Barat, tepatnya di antara Desa Sumber Rejo dan desa sekitar Way Haru.

Stasiun ini didirikan oleh Wildlife Conservation Society – Indonesia Program dengan tujuan melakukan penelitian jangka panjang dan pelatihan lapangan.

 

Baca juga:  Liwa Fair 2019 Peringati Hari Badak Sedunia

Stasiun Penelitian Way Canguk TNBBS WWF Lampung

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan