Satu Keluarga Jadi Tersangka Persetubuhan Sedarah

1143 views
Satu Keluarga Jadi Tersangka Persetubuhan Sedarah

Para tersangka pelaku incest di Pekon Pangungrejo, Pringsewu, Lampung. (net)

BULETIN7.COM, BANDARLAMPUNG – POLRES Tanggamus menetapkan seorang ayah berinisial M (45) serta kakak-adik berinisial SA (23) dan YF (15) sebagai tersangka kasus persetubuhan sedarah atau incest. Korban AG (18) merupakan anak kandung serta adik dan kakak para pelaku.

“Sudah, ketiganya sudah jadi tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas seperti dilansir detikcom, Sabtu (23/2/2019).

Para tersangka dipersangkakan Pasal 76D dan Pasal 81 ayat (3) UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak serta Pasal 8 huruf a jo Pasal 46 UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau Pasal 285 KUHPidana.

“Ancaman hukuman untuk Pasal 81 ayat 3 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak minimal 5 tahun maksimal 15 tahun ditambah sepertiga dari ancaman maksimal apabila dilakukan oleh orang tua, wali, orang-orang yang mempunyai hubungan darah. Untuk Pasal 46 UU RI No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga ancaman hukuman paling lama 12 tahun. Untuk Pasal 285 KUHPidana, ancaman hukuman paling lama 12 (dua belas) tahun,” jelasnya.

Para tersangka diringkus di kediaman mereka di Pekon Panggung Rejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Kamis (21/2/2019) malam.

Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan polisi No.Pol: LP/B-18/II/2019/PLD LPG/RES TGMS/SEK SUKO. Pelapornya adalah Tarseno (51), anggota Satgas Merah Putih Perlindungan Anak Pekon Panggungrejo.

Ketiganya ditangkap di rumah tanpa perlawanan sekitar pukul 21.00 WIB. Dari lokasi, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa beberapa helai baju serta celana milik terduga pelaku dan korban.

Para terduga pelaku telah dibawa ke Polsek Sukoharjo untuk diperiksa lebih lanjut. Penanganan kasus ini dan para tersangka dilimpahkan ke Unit Perempuan PPA Satreskrim Polres Tanggamus.

Baca juga:  Pelaku Persetubuhan Sedarah Mengaku Khilaf

Korban sendiri saat ini dalam pengawasan polisi. Korban sudah 1 tahun belakangan menjadi korban pemerkosaan para pelaku secara bergantian di dalam rumah.

“Korban merupakan penyandang disabilitas atau ada keterbelakangan mental,” ujar AKP Edi. (*)

Persetubuhan Sedarah Polres Tanggamus

Posting Terkait

Tinggalkan pesan