Pendukung Capres 02 Demo KPU Lampung

504 views

 

Pendukung Capres 02 Demo KPU Lampung

Tim Advokasi Suara Masyarakat Lampung, Kiai Hermawan, dalam Aksi Damai Tolak Pemilu Curang dan Bela Negeri Putusan Ijtima Ulama Ketiga di KPU Provinsi Lampung Jalan Gajah Mada Bandarlampung, Rabu (15/5/2019). Foto: Buletin7.com

BULETIN7.COM, BANDARLAMPUNG – RATUSAN massa pendukung pasangan calon presiden nomor 02, Prabowo-Sandi, menggelar aksi damai di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung, Rabu (15/5/2019).

Aksi Damai Tolak Pemilu Curang dan Bela Negeri Putusan Ijtima Ulama Ketiga ini menyimpulkan telah terjadi kecurangan dan kejahatan yang terstruktur, sistematis, dan masif pada Pilpres 2019.

Ratusan massa mendesak Bawaslu dan KPU untuk mendiskualifikasi pasangan calon presiden nomor 01, Jokowi-Ma’aruf Amin. Kecurangan yang diduga terjadi dikhawatirkan akan membawa perpecahan dan kekacauan, untuk itu KPU dituntut bersikap jujur dan adil.

“Kita mengawal Ijtima Ulama yang tuntutannya hasil pemilihan ini jujur. Untuk Lampung sendiri kita melihat ada beberapa case yang sering muncul di media-media, ada keterlibatan ASN dan kepala daerah yang memberikan dukungan. Ini jelas sebuah pelanggaran,” kata Kiai Hermawan, Tim Advokasi Suara Masyarakat Lampung.

Ratusan massa yang terdiri dari berbagai ormas seperti FPI dan PETIR menyampaikan aspirasi agar penyelenggara pemilu benar-benar profesional dan jujur. Sehingga laporan-laporan aduan kecurangan bisa diproses.

Pada Sabtu (11/5/2019) lalu, KPU Provinsi Lampung telah menggelar Rapat Terbuka Pleno Rekapitulasi Suara Hasil Pemilu 2019 di Hotel Novotel dan telah diplenokan secara nasional pada Senin (13/5/2019).

“Terkait penandatanganan hasil pleno pada Sabtu lalu, itu bukan bagian dari tim kita. Tapi terlepas daripada itu semua, kita ingin menyampaikan aspirasi karena dimana-mana ada banyak kecurangan. Dan seluruh kecurangan itu sudah kita laporkan ke BPN pusat yang langsung dikemas dan nantinya akan dijabarkan di sana,” ujar Kiai Hermawan.

Baca juga:  Peserta Pemilu Disanksi Bila Tidak Serahkan LPSDK

Kiai Hermawan mengatakan tim advokasi dari Direktorat Advokasi BPN tetap melakukan upaya-upaya secara konstitusional terkait sengketa hasil pemilu.

“Tapi persoalannya adalah suara rakyat yang menginginkan keadilan. Kita tidak menafikan aturan-aturan tapi kita juga tidak bisa menggambarkan apa yang akan terjadi,” pungkasnya.

Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono membantah tudingan kecurangan yang dilakukan oleh KPU. Menurut Nanang, KPU Lampung sudah menjaga amanah masyarakat dengan sebaik-baiknya.

KPU telah melaksanakan pleno terbuka penghitungan dan rekapitulasi perolehan suara sah secara berjenjang.

“Sudah dilakukan sesuai ketentuan untuk menjaga hasil pilihan rakyat. Dari TPS, PPK, KPU Kabupaten/Kota hingga KPU Provinsi Lampung proses penghitungan perolehan suara sah dilakukan secara terbuka dan memenuhi rasa keadilan peserta pemilu dan rasa keadilan masyarakat secara luas. Baik saksi paslon 01 maupun paslon 02 turut hadir dan menandatangani hasilnya,” kata Nanang. (*)

Capres 02 KPU Lampung Pemilu 2019

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan