Nanang Trenggono: People power sudah terjadi saat 17 April

346 views

 

Tiga TPS di Lampung Gelar Pemungutan Suara Ulang

Ketua KPU Provinsi Lampung Nanang Trenggono. Foto: Buletin7.com

BULETIN7.COM, BANDARLAMPUNG – KETUA KPU Provinsi Lampung Nanang Trenggono menilai Aksi Damai Tolak Pemilu Curang dan Bela Negeri Putusan Ijtima Ulama Ketiga yang berlangsung Rabu (15/5/2019) sore, adalah sah dalam kehidupan berdemokrasi.

Aksi massa pendukung capres 02 menyimpulkan telah terjadi kecurangan dan kejahatan yang terstruktur, sistematis, dan masif pada Pilpres 2019.

“Tapi persoalannya adalah suara rakyat yang menginginkan keadilan. Kita tidak menafikan aturan-aturan tapi kita juga tidak bisa menggambarkan apa yang akan terjadi,” ujar Kiai Hermawan, Tim Advokasi Suara Masyarakat Lampung, kemarin.

Menanggapi hal tersebut, Nanang Trenggono melalui pesan WhatsApp mengatakan KPU dalam hal ini KPU Lampung, sudah menjaga amanah masyarakat dengan sebaik-baiknya.

“Menyampaikan aspirasi adalah sah saja dalam kehidupan demokrasi. Namun, sesungguhnya the real people power sudah terjadi pada hari Rabu, (17/4/2019) lalu. Pada saat itu kira-kira 75%-80% dari 192 juta penduduk Indonesia hadir di TPS-TPS untuk menyalurkan aspirasi dan pilihannya,” kata Nanang.

KPU Lampung juga telah menggelar pleno terbuka penghitungan dan rekapitulasi perolehan suara sah secara berjenjang sesuai dengan ketentuan untuk menjaga hasil pilihan rakyat.

“Dari TPS, PPK, KPU Kabupaten/Kota sampai dengan KPU Provinsi Lampung proses penghitungan perolehan suara sah dilakukan secara terbuka dan memenuhi rasa keadilan peserta pemilu dan rasa keadilan masyarakat secara luas. Baik saksi paslon 01 maupun paslon 02 turut hadir dan menandatangani hasilnya,” ujar Nanang.

Dalam pleno terbuka rekapitulasi suara tersebut saksi-saksi dari parpol peserta Pemilu 2019 dan DPD RI ditemukan adanya persoalan, namun porsinya sangat kecil dan kasuistis.

“Semua persoalan kami selesaikan dengan adil sesuai regulasinya,” tegas Nanang.

Baca juga:  Festival Musik KPU Sasar Pelajar SMA di Bandarlampung

Pemungutan suara yang dilaksanakan pada Rabu (17/4/2019), lanjut Nanang, adalah puncak ekspresi kedaulatan rakyat Indonesia untuk memilih pemimpin secara reguler setiap lima tahun sekali. Dan mekanisme demokrasi ini akan menjaga keberlangsungan negara dan bangsa dengan sebaik-baiknya. (*)

KPU Lampung Pemilu 2019 People Power

Penulis: 
    author

    Posting Terkait