Mitra Bentala : Perlu regulasi khusus penanganan sampah laut

969 views

 

Mitra Bentala : Perlu regulasi khusus penanganan sampah laut

Sampah di pantai Ruang Terbuka Hijau Taman Kabarti, Panjang Utara. Foto: Buletin7.com

BULETIN7.COM, BANDARLAMPUNG – RUANG Terbuka Hijau Taman Kampung Baru Tiga atau Taman Kabarti di Kelurahan Panjang Utara, yang diresmikan pada September 2018, dahulunya merupakan lokasi penumpukan sampah. Tidak hanya sampah dari kelurahan setempat namun juga dari kelurahan di sepanjang pesisir pantai Panjang Utara.

Pantai pesisir Panjang yang berbentuk cekungan seolah menjadi tempat alami penampungan sampah, khususnya di pantai Taman Kabarti.

Luas Taman Kabarti yang mencapai 1.050 meter persegi merupakan Program CSR Pertamina dan digagas oleh Lembaga Swadaya Masyarakat yang peduli terhadap lingkungan di bidang pesisir dan kelautan, Mitra Bentala.

Mitra Bentala mengajak masyarakat dan pemerintah Kelurahan Panjang untuk memanfaatkan lokasi pesisir yang terbengkalai menjadi ruang terbuka hijau.

Usulan Mitra Bentala ini diterima oleh warga dan pemerintah yang dituangkan dalam surat penetapan dan ditandatangani Lurah Panjang Utara, Supriyadi.

“Selain sebagai ruang terbuka hijau, Taman Kabarti juga menjadi taman bermain anak dan pusat kegiatan Kelompok Nelayan Cahaya Tirta Abadi seperti tempat berkumpul dan docking kapal,” kata Direktur Eksekutif Mitra Bentala Mashabi, Sabtu (4/8/2019).

Mitra Bentala : Perlu regulasi khusus penanganan sampah laut

Direktur Eksekutif Mitra Bentala, Mashabi. Foto: Buletin7.com

Menurut penuturan Teddy Siswanto selaku Ketua RT 02 LK 1 Kampung Baru Tiga, awalnya Taman Kabarti merupakan tempat nongkrong dan buang air besar hingga baunya sampai ke rumah warga.

“Jadi saya gerakkan para nelayan, dan warga untuk mencari solusi agar pesisir ini bersih dari sampah,” ujar Teddy Siswanto kepada Buletin7.com.

Teddy Siswanto yang juga Ketua Pamong Kelurahan se-Panjang Utara ini meminta pendapat kepada Mitra Bentala terkait upaya menanggulangi sampah di pesisir wilayahnya.

Dengan kerja sama antar pihak kelurahan serta pamong setempat, lalu timbullah gerakan pada 22 Maret 2019 lalu.

Bersama 500 relawan yang terdiri dari warga sekitar pesisir, komunitas pencinta alam, Pertamina, organisasi kepemudaan, dengan didukung Kodim 0410/BL dan Walhi Lampung, hampir satu ton sampah berhasil diangkut dari Taman Kabarti.

Mitra Bentala : Perlu regulasi khusus penanganan sampah laut

Ketua RT 02 LK 1 Kampung Baru Tiga, Panjang Utara, Teddy Siswanto. Foto: Buletin7.com

Mitra Bentala Sampah Laut Taman Kabarti

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan