Lagi, Pemerintah Akui 17 Warisan Budaya Tak Benda Asal Lampung

269 views

 

Pergub Lampung Tentang PPDB Tertunda Revisi Permendikbud

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Sulpakar. Foto: Buletin7.com

BULETIN7.COM, BANDARLAMPUNG – PEMERINTAH Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berhasil mematenkan 17 warisan budaya asli Lampung menjadi Warisan Budaya Tak Benda nasional.

Sebelumnya, Pemprov Lampung berhasil mendapatkan 32 hak paten Warisan Budaya Tak Benda dalam dua tahun terakhir.

“Warisan Budaya Tak Benda merupakan aset Pemerintah Provinsi Lampung, selain perlu dilestarikan juga perlu memiliki hak paten. Sehingga nantinya warisan budaya tersebut tidak dapat diakui lagi oleh daerah lain,” kata Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Lampung Arie Mardie Efendi, Jumat (23/8/2019).

Total dalam tiga tahun terakhir, jumlah Warisan Budaya Tak Benda Indonesia asal Lampung yang diakui negara menjadi 49.

Sebelumnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung mengajukan 25 karya budaya Lampung ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan 17 di antaranya dipatenkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda.

Ke-17 Warisan Budaya Tak Benda Lampung yang diakui secara nasional di antaranya adalah adat muwaghei, seni hadra ugan, tradisi ngunduh damakh, tradisi ngejalang kubkho, tari debingi, dan tari ittar muli.

Kemudian seni ringget, seni panggeh, tradisi mukew sahur, adat ngakuk maju, adat blangiran, adat pengangkonan anak, tari selapanan, seni bedikekh, seni hahiwang, adat adok, dan seni pincak khakot.

Kepala Dinas Pendidikaan dan Kebudayaan Lampung, Sulpakar, menjelaskan pihaknya akan terus mencatat dan meregistrasi kekayaan kebudayaan Lampung yang belum terdata agar diakui baik di tingkat nasional maupun internasional. (*)

Penulis: 
    author

    Posting Terkait