KPU Lampung Optimis Capai 77,5 Persen Partisipan Pilkada 2020

258 views
KPU Lampung Optimis Capai 77,5 Persen Partisipan Pilkada 2020.
Anggota KPU Provinsi Lampung Divisi Partisipasi Masyarakat Antoniyus Cahyalana. Foto: Buletin7.com

BULETIN7.COM, BANDARLAMPUNG – KPU Provinsi Lampung memproyeksikan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 8 Kabupaten/Kota yang mengikuti Pilkada Serentak 2020 mencapai 8.087 TPS, dan setiap TPS memiliki 800 DPT (Daftar Pemilih Tetap).

KPU memberikan catatan penting bagi jajarannya untuk tidak memisahkan satu keluarga atau antar RT di TPS yang berbeda.

Kebijakan ini berbeda dengan Pemilu 2019 sebelumnya dimana satu TPS memiliki 300 DPT.

“Regrouping TPS sesuai amanat UU dan juga karena ketersediaan anggaran. KPU sebagai pelaksana UU ya harus melaksanakan itu,” kata Anggota KPU Lampung Divisi Partisipasi Masyarakat, Antoniyus Cahyalana, Selasa (4/3), di Kantor KPU Lampung.

Antoniyus mengatakan KPU berupaya memberikan pendidikan pemilih melalui sosialisasi kepada masyarakat.

Sosialisasi ini merupakan upaya KPU menumbuhkan kesadaran masyarakat menyiasati regrouping TPS yang semakin memperjauh jarak antar TPS.

“Kesadaran itu yang penting untuk kita tumbuhkan. Apalagi saat ini, rata-rata masyarakat punya alat transportasi. Tapi memang secara kondisional ada beberapa TPS yang jumlah pemilihnya kurang akan bergabung dengan dusun yang lain agak jauh,” ujarnya.

“Kita berkaca dari pilkada yang sudah berlangsung beberapa kali, kalau kita cermati jarak antar TPS tidak jauh-jauh amat,” tambah mantan komisioner KPU Tanggamus ini.

KPU Lampung optimis target nasional angka partisipan 77,5 persen di Pilkada Serentak 2020 akan tercapai.

Di samping mengadopsi pola-pola lama yang dilakukan pada saat pemilu lalu, seperti sosialisasi pendidikan pada 11 basis masyarakat, KPU melakukan kreatifitas baru yang lebih baik lagi kepada masyarakat, seperti ‘KPU Mengajar’.

“Seluruh SMA itu disasar oleh KPU. Dalam setiap upacara dilakukan sosialisasi pendidikan pemilih sampai pelaksanaan hari H. Termasuk peran media juga penting untuk memberikan rasa optimis kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca juga:  4 Calon PPK Terindikasi Berafiliasi dengan Partai Politik

Media sebagai salah satu pilar demokrasi memiliki tanggung jawab untuk membangun demokrasi.

“Hari ini masyarakat mengakses informasi melalui media sosial dan online. Membangun kepercayaan masyarakat ini kan susah. Saya berharap media punya andil yang besar dalam mewujudkan tingkat partisipasi 77,5 persen,” tutupnya. (Josua)

KPU Mengajar Partisipan Pilkada 2020 Pilkada 2020

Posting Terkait

Tinggalkan pesan