Kereta Babaranjang Akan Lintasi Jalur KA Trans Sumatera

320 views

 

Dishub Lampung Minta Rekomendasi Jalur KA Rejosari-Tarahan

KA Babaranjang. (net)

BULETIN7.COM, BANDARLAMPUNG – PEMERINTAH Provinsi Lampung akan membangun shortcut atau jalan pintas kereta api (KA) Bandarlampung-Pelabuhan Bakauheni dengan mengembangkan Jalur KA Trans Sumatera.

Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Fahrizal Darminto, mengatakan rencana pembangunan tersebut sudah melalui studi dan dalam jangka panjang.

Pembangunan Jalur KA Trans Sumatera diharapkan mampu meningkatkan daya angkut batu bara dan mengurangi kemacetan di daerah yang dilintasi KA Babaranjang (batu bara rangkaian panjang).

“Dengan pengembangan jalur shortcut ini, target angkutan batu bara bisa mencapai 30 juta ton/tahun,” kata Fahrizal.

Rencana tersebut sudah dibahas langsung oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dengan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumardi di Kantor Kementerian Perhubungan RI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019).

Kementerian Perhubungan mendorong dibangunnya trase kereta api sampai ke Pelabuhan Bakauheni, dan pada tahap awal sedang direncanakan untuk pembebasan lahan.

“Jalur yang dibangun juga akan digunakan oleh kereta umum. Ini akan menjadi Jalur KA Trans Sumatera nantinya,” ujar Fahrizal.

Provinsi Lampung akan memperoleh keuntungan dengan terbangunnya jalur KA Trans Sumatera, tidak saja pada pengembangan perekonomian, tapi juga kelancaran arus lalu lintas.

“Dengan jalur shortcut yang bakal dibangun ini, nantinya kereta api batu bara tidak lagi melewati jalur dalam kota. Diharapkan bisa memperlancar arus lalu lintas dan mencegah kemacetan,” katanya.

Pembangunan Jalur KA Trans Sumatera akan terhubung hingga ujung Pulau Sumatera.

Saat ini, jalur perkeretaapian di Pulau Sumatera hanya berada di empat provinsi (Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Lampung) serta terpisah-pisah.

Berdasarkan catatan Dirjen Perkeretaapian, untuk pembangunan perkeretaapian di Sumatera, Kementerian Perhubungan telah menargetkan pembangunan 3 jalur KA sejak 2014.

Ketiga jalur itu dibangun untuk memperpendek waktu tempuh antar wilayah.

Adapun jalur KA yang ditargetkan selesai tahun 2019 itu ialah Bireun-Lhokseumawe segmen Krueng Geukueh ke Paloh Batee sepanjang 8,3 Km.

Kemudian Jalur KA Bireun-Lhokseumawe memiliki panjang 54,49 Km yang dikerjakan bertahap.

Selain itu, jalur KA Besitang-Langsa segmen Besitang-Sei Liput sepanjang 35 Km, dan jalur KA Rantauprapat-Kota Pinang segmen Rantauprapat-Pondok S2 di Sumatera Utara sepanjang 33 Km juga ditargetkan selesai. (*)

Jalur KA Trans Sumatera KA Babaranjang

Penulis: 
    author

    Posting Terkait