ITERA Kembali Meresmikan Gedung Laboratorium Teknik

195 views
ITERA Kembali Meresmikan Gedung Laboratorium Teknik.
Direktur Pendidikan Tinggi Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan BAPPENAS RI, Dr Hadiat, (tengah) didampingi Rektor ITERA Profesor Ofyar Z Tamin (kiri) dan perwakilan perguruan tinggi di Bandarlampung meresmikan Gedung Laboratorium Teknik 2, Senin (27/1/2020). Foto: Buletin7.com

BULETIN7.COM, BANDARLAMPUNG – INSTITUT Teknologi Sumatera (ITERA) kembali meresmikan penggunaan satu unit Gedung Laboratorium Teknik guna mendukung pendidikan tinggi berbasis riset dan teknologi, Senin (27/1/2020).

Peresmian bangunan yang diberi nama Gedung Laboratorium Teknik 2 bertepatan dengan awal perkuliahan semester genap Tahun Akademik 2019/2020.

Gedung tersebut dibangun dengan skema dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2019.

Tahun ini, ITERA mendapatkan bantuan pendanaan melalui skema SBSN dengan total anggaran Rp91,3 M.

Pembangunan Gedung Laboratorium Teknik 2 menggunakan anggaran sebesar RP42 M, sementara untuk pengadaan alat laboratorium mencapai Rp29 M.

Peresmian dilakukan oleh Direktur Pendidikan Tinggi Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan BAPPENAS RI, Dr Hadiat.

Dr Hadiat mengingatkan pembangunan sarana dan prsasarana harus diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM, baik mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan.

“Pengembangan perguruan tinggi diupayakan secara berimbang tidak hanya sarana prasarana saja, memang lebih mudah untuk sarana prasarana, tetapi yang penting juga adalah soft programnya tadi,” kata Dr Hadiat.

“Saya pikir ITERA sudah melakukan hal seperti itu karena kita menuntut betul-betul lulusannya nanti itu siap untuk bekerja,” lanjutnya.

Rektor ITERA Profesor Ofyar Z Tamin menyebutkan kampusnya siap memenuhi kebutuhan kerja di era 4.0 dengan meciptakan generasi emas di 2045.

Dengan memanfaatkan bonus demografi Provinsi Lampung dan kurikulum berbasis informasi teknologi, ITERA akan memenuhi kebutuhan insinyur yang cocok untuk Sumatera.

“Salah satu tugas utama kami adalah pada 2045 kita harus mampu menghasilkan generasi emas. Kita punya bonus demografi yang cukup banyak dan ITERA akan memenuhi 250.000 kebutuhan engineer dalam beberapa tahun ke depan yang cocok buat Sumatera,” ujar Prof Ofyar.

Selain Gedung Laboratorium Teknik 2, ITERA juga mendapatkan bantuan dana SBSN untuk pengadaan alat Laboratorium Teknik 3 senilai Rp15M, pengadaan furnitur gedung Rp3 M, dan pengadaan jaringan elektronik serta lansekap total Rp3 M. (Josua)

Baca juga:  ITERA Respon Berhentinya Pembangunan Teropong Bintang AOIL

Gedung Laboratorium Teknik ITERA

Posting Terkait

Tinggalkan pesan