Gubernur Lampung Beri Sinyal PT Lautan Indonesia Persada Beroperasi?

292 views

 

Gubernur Lampung Beri Sinyal PT Lautan Indonesia Persada Beroperasi?

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat membuka Pameran dan Pagelaran Seni se-Sumatra Ke-23 di Taman Budaya, Kamis (5/9/2019). Foto: Buletin7.com

BULETIN7.COM, BANDARLAMPUNG – WARGA Pulau Sebesi menangkap basah kapal tongkang pengangkut pasir milik PT Lautan Indonesia Persada di perairan Cagar Alam Laut Krakatau pada 29 Agustus 2019 lalu.

Aksi masyarakat Pulau Sebesi ini menjadi viral setelah diunggah di media sosial instagram milik @umarkrakatau.

Kehadiran kapal penyedot pasir laut di sekitar Pulau Sebesi mendapatkan penolakan dari warga.

Ratusan masyarakat menggelar unjuk rasa damai di Balai Desa dan di Dermaga Desa Tejang Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Selasa (3/9/2019).

Masyarakat meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Pemerintah Provinsi Lampung, dan pemerintah pusat segera mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) pasir laut di wilayah perairan Selat Sunda, Pulau Sebesi, dan sekitar perairan Gunung Anak Krakatau (GAK).

“Wahai bapak gubernur, wahai bapak bupati dengarkan suara kecil hati kami, dengarkan rakyat Pulau Sebesi,” teriak warga.

Gubernur Lampung Beri Sinyal PT Lautan Indonesia Persada Beroperasi?

Warga Pulau Sebesi menggelar unjuk rasa damai di Balai Desa Tejang menolak kehadiran PT Lautan Indonesia Persada, Selasa (3/9/2019). Foto: Buletin7.com

PT Lautan Indonesia Persada yang beralamat di Jalan Muara Karang Raya Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) pasir laut dari Pemerintah Provinsi Lampung untuk memenuhi kebutuhan reklamasi Teluk Jakarta.

Dalam No SK 540/3710/KEP/II.07/2015  IUP dikeluarkan pada 26 Maret 2015 lalu dan berlaku hingga 26 Maret 2020 mendatang, dengan luas lahan tambang mencapai 1000 Ha di Desa Tejang.

Namun sejak IUP dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Lampung, PT Lautan Indonesia Persada tidak kunjung melakukan operasi produksi.

WALHI Lampung: Izin PT LIP cacat administrasi

Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia atau WALHI Lampung, Irfan Tri Musri menilai IUP PT Lautan Indonesia Persada yang dikeluarkan pada 2015 lalu, cacat administrasi karena tidak memiliki landasan hukum.

Penulis: 
    author

    Posting Terkait