DPT Berkelanjutan Cegah Warga Berikan Dukungan Ganda

198 views

 

DPT Berkelanjutan Cegah Warga Berikan Dukungan Ganda

Komisioner KPU Lampung Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Parmas, Antonius Cahyalana, dalam acara workshop Eksaminasi Peraturan Perundangan-undangan dengan tema ‘Hambatan, Tantangan, dan Rekomendasi Kebijakan Dalam Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020’ di Hotel Emersia Bandarlampung, Kamis (7/11/2019). Foto: Buletin7.com

BULETIN7.COM, BANDARLAMPUNG – MENGHADAPI Pilkada 2020 di 8 kabupaten/kota, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Lampung menggelar workshop Eksaminasi Peraturan Perundangan-undangan dengan tema ‘Hambatan, Tantangan, dan Rekomendasi Kebijakan Dalam Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020’ di Hotel Emersia Bandarlampung, Kamis (7/11/2019).

Kabupaten/kota yang akan menggelar pilkada di antaranya Bandarlampung, Metro, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Pesawaran, Pesisir Barat, dan Way Kanan.

Kedelapan kabupaten/kota hingga saat ini masih menghadapi persoalan daftar pemilih ganda.

Menurut Komisioner Bawaslu Lampung M Teguh menyebutkan salah satu tantangan menghadapi Pilkada 2020 adalah Daftar Pemilih Tetap atau DPT.

Data penduduk yang bersifat dinamis berdampak pada naik turunnya jumlah mata pilih.

“Pemilih potensial yang seharusnya tercatat di daftar pemilih justru tidak terdaftar atau warga yang telah meninggal dunia masih tercatat dalam DPT,” kata M Teguh.

Bahkan pada Pilkada 2018 dan Pemilu Serentak 2019 lalu, perampungan data pemilih berlangsung hingga tiga kali karena banyaknya temuan pemilih ganda.

M Teguh mengatakan saat ini KPU telah menjalankan program DPT berkelanjutan sebagai langkah mengantisipasi pemilih ganda.

“DPT berkelanjutan itu sudah menjadi programnya KPU, ada pemilu atau tidak ada pemilu bagi daerah, selalu diupdate pertahun. Jadi ketika nanti daerah ketemu pemilu, perubahan DPT tidak langsung signifikan jauh,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, komisioner KPU Lampung Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Parmas, Antonius Cahyalana, mengatakan program DPT berkelanjutan tidak hanya mengakomodir hak pilih warga.

Baca juga:  KPU Lampung dan Peserta Pemilu Sepakati APK

DPT berkelanjutan juga mencegah warga memberikan dukungan yang sama kepada dua atau lebih calon perseorangan di Pilkada 2020.

“Kalau misalnya satu orang memberikan dukungan, e-KTP dan tandatangannya kepada calon perseorangan tertentu, tidak boleh lagi diberikan kepada calon yang lain,” kata Antonius.

KPU akan melakukan verifikasi terhadap warga yang memberikan e-KTP dan tandatangan untuk memastikan satu orang memberikan satu dukungan pada satu calon perseorangan.

DPT berkelanjutan dilakukan setiap enam bulan sekali dan bekerja sama dengan dinas kependudukan setempat.

“Nah itu disinkronisasikan dan itulah menjadi dasar kita menentukan daftar mata pilih. DPT hasil Pemilu 2019 yang lalu ditambah lagi dengan pemilih pemula atau penduduk yang belum terdaftar di mata pilih,” ujarnya.

Workshop juga dihadiri oleh Komisioner Bawaslu Lampung Divisi Hukum Tamri, dan Dekan Fakultas Syariah UIN Raden Intan Lampung, Khairuddin Tahmid serta petugas Bawaslu 15 Kabupaten/Kota se-Lampung. (*)

Bawaslu Lampung DPT Berkelanjutan KPU Lampung Pilkada 2020

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan