Denny Sanca Ancam Polisikan KPU Bandarlampung

344 views
Denny Sanca Ancam Polisikan KPU Bandarlampung.
Warga Jalan Nakip Kelurahan Rawa Laut Denny Sanca. Foto: Buletin7.com

BULETIN7.COM, BANDARLAMPUNG DENNY Sanca salah satu warga Jalan Nakip, Kelurahan Rawa Laut Kecamatan Enggal berniat melaporkan KPU Bandarlampung ke pihak kepolisian.

Denny Sanca kecewa karena tanggapannya terhadap calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Enggal yang telah dilantik pada Sabtu (29/2) lalu di Hotel Emersia tidak digubris.

Denny mengaku telah memberikan tanggapan secara online lewat situs KPU Bandarlampung pada 21 Februari 2020.

Namun Ketua KPU Bandarlampung Dedy Triadi usai melantik PPK terpilih menyebutkan tanggapan harus diberikan secara tertulis disertai identitas yang jelas untuk menghindari pengaduan surat kaleng.

“Yusly Maail melamar menjadi Anggota PPK Enggal dengan e-KTP yang alamatnya Jalan KH Mas Mansyur No 46D. Menurut pamong setempat, baik Sekretaris RT maupun pihak kelurahan, alamat ini tidak ada,” kata Denny di kediamannya.

“Jadi indikasinya saya enggak tahu, benar atau tidak e-KTP ini. Yang pasti alamat nomor 46D ini tidak ada,” tegas Denny.

Sebelumnya KPU Bandarlampung mengeluarkan surat Pengumuman Nomor : 031/PP.04.2-Pu/1871/KPU-Kot/I/2020 tentang Seleksi Calon Anggota PPK untuk Pilwakot Bandarlampung Tahun 2020 pada 14 Januari 2020.

Pengumuman KPU menyebutkan salah satu persyaratan sebagai anggota PPK adalah berdomisili dalam wilayah kerja PPK.

Sementara Syarat Kelengkapan Dokumen atau Persyaratan pada butir (m) menyebutkan Surat Keterangan Domisili dari RT/RW atau sebutan lain bagi calon yang alamat domisilinya berbeda dengan alamat yang tertera dalam fotokopi e-KTP.

Denny Sanca mengatakan saat ini dirinya sedang berkoordinasi dengan RT 07/Lk 1 Hi Ibrahim dan Lurah Rawa Laut Ahmad Nauval untuk bersedia menjadi saksi.

Diketahui Yusly Maail merupakan warga pindah datang asal Pekanbaru, Riau.

“Saya kost di situ dan sudah 7 bulan tinggal di sana,” kata Yusly usai acara pelantikan.

Baca juga:  Disdukcapil Bandarlampung Tidak Terbitkan Suket

Kepemilikan e-KTP dan Kartu Keluarga miliknya sempat diragukan keasliannya karena pria kelahiran 1971 ini tidak terdata sebagai warga setempat dalam Buku Data Penduduk RT 07/Lk 1.

“Saya membawa surat pindah dari Pekanbaru ke alamat tersebut. Dari situlah saya buat e-KTP. Buat e-KTP sekarang kan tak perlu surat pengantar dari RT. e-KTP saya asli dari Disdukcapil,” ujarnya.

Denny Sanca Ancam Polisikan KPU Bandarlampung.
Kepala Disdukcapil Bandarlampung Ahmad Zainuddin. Foto: Buletin7.com

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bandarlampung, A Zainuddin, mengatakan bagi warga luar yang akan mengurus e-KTP dan Kartu Keluarga domisili Bandarlampung, wajib membawa Surat Keterangan Pindah Datang WNI dari Disdukcapil asal.

Namun apabila alamat yang dituju terindikasi tidak jelas bukanlah tanggung jawab Disdukcapil Bandarlampung.

“Itu sudah urusan dia. Disdukcapil tidak punya kewenangan untuk melihat ke lapangan, yang penting ada surat pengantar dari kelurahan dia dulu, mau pindah ditujukan kemana,” katanya.

Disdukcapil Bandarlampung meyakini setiap data yang tercatat dalam Surat Keterangan Pindah WNI yang berasal dari Disdukcapil awal.

“Kami enggak bisa merubah sedikit pun yang tercatat. Kami yakin dengan yang ada dalam surat, kalau dia benar ya alhamdulillah tapi kalau bohong ya bukan urusan kami,” ujarnya.

Zainuddin menyarankan, bagi warga pindah datang yang sudah memiliki e-KTP dan Kartu Keluarga Bandarlampung agar melapor ke RT dan Lurah setempat.

Dengan memiliki e-KTP dan KK, secara administrasi warga pindah datang tersebut sudah tercatat sebagai warga Bandarlampung.

“Tinggal semacam etika saja. Seharusnya begitu dia dapat KK dan e-KTP, dia yang melaporkan dirinya. Itu yang sering ditulis 1×24 jam wajib lapor, kecuali kalau RT-nya mau mendatangi,” tutupnya.

Sementara Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah mengatakan legalitas identitas seleksi anggota PPK bukan ranah lembaganya tapi KPU.

Baca juga:  4 Calon PPK Terindikasi Berafiliasi dengan Partai Politik

“Kita hanya melihat pemenuhan berkas mereka ketika mendaftar. Punya fotokopi e-KTP dan Kartu Keluarga serta persyaratan lainnya. Itu yang kita lihat,” katanya. (Josua)

Disdukcapil Bandarlampung Pilkada 2020 PPK Enggal

Posting Terkait

Tinggalkan pesan