Cipayung Plus Lampung Gelar Aksi Jilid 3 dengan Massa Lebih Banyak

433 views

 

BULETIN7.COM, BANDARLAMPUNG – SEBANYAK 8 organisasi kepemudaan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus Lampung kembali menggelar aksi untuk kali kedua di Kantor Gubernur Lampung, Senin (4/11/2019) sekira pukul 14.30 WIB.

Sebelumnya pada 28 Oktober 2019 lalu, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Cipayung Plus Lampung yang terdiri dari GMKI, HMI, PMKRI, GMNI, KMHDI, KAMMI, PMII, dan IMM juga menggelar aksi serupa.

Kehadiran ratusan mahasiswa Cipayung Plus Lampung di Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi untuk bertemu dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim.

Namun kehadiran massa aksi tidak diterima oleh gubernur dan wakil gubernur. Massa kemudian memaksa untuk masuk namun dihadang oleh aparat kepolisian bersama Satpol PP.

Sempat terjadi aksi saling dorong mendorong dan pukul antara mahasiswa dan Satpol PP.

Massa yang tidak diizinkan masuk kemudian memblokir jalan ke Komplek Perkantoran Gubernur Lampung dan melakukan aksi bakar ban serta orasi.

Tuntutan Cipayung Plus Lampung

Dalam orasinya mahasiswa menuntut pemerintah provinsi untuk mengawal jalannya tuntutan rakyat demi kepentingan masyarakat dan bukan kelompok.

Beberapa tuntutan Cipayung Plus Lampung terkait kesehatan, keamanan, dan lingkungan hidup, di antaranya meminta pemerintah mengaudit secara menyeluruh manajemen sistem BPJS, peningkatan mutu pelayanan BPJS, mendesak presiden untuk menuntaskan permasalahan BPJS, mengembalikan BPJS sesuai UUD 45, dan menolak rencana kenaikan iuran BPJS.

Sementara untuk keamanan, mahasiswa menuntut Presiden Jokowi untuk membentuk tim independen, dan menangkap pelaku di balik meninggalnya aktivis Rendi dan M Yusuf Kardawi di Kendari, serta tiga aktivis lagi Bagus Putra Mahendra, Maulana Suryadi, dan Akbar Alamsyah yang meninggal saat aksi di Jakarta, pada aksi 23-30 September 2019 lalu.

Massa aksi juga mengutuk segala tindakan represif yang menyalahi aturan yang dilakukan oleh kepolisian terhadap aksi massa, dan menuntut agar oknum kepolisian yang melakukan tindakan reprensif dihukum setimpal.

Dan untuk lingkungan hidup, massa meminta presiden serius menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra dan Kalimantan, menindak tegas pihak korporasi pelaku karhutla, dan mencabut izin Hak Guna Usaha (HGU).

Cipayung Plus Lampung Bertemu Sekda Fahrizal Darminto

Sekira pukul 16.39 WIB, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto menemui massa dan menyampaikan bahwa gubernur dan wakil gubernur sedang dinas luar, dan dirinya mengapresiasi aksi mahasiswa.

“Adik-adik mahasiswa, terima kasih telah berinisiatif untuk menyampaikan pokok-pokok pikiran dalam rangka untuk kehidupan bangsa kita yang lebih baik,” katanya.

Melalui Fahrizal Darminto, massa meminta untuk menghadirkan gubernur dan wakil gubernur.

“Ketika bapak kita terima di sini bukan untuk kita sampaikan aspirasi kita kepada bapak. Yang kita harapkan, bagaimana bapak bisa memberi kepastian bahwa kita massa aksi bisa bertemu dengan gubernur dan wakil gubernur,” ujar Ketua DPC GMNI Bandarlampung, Rahmanita Sari.

Sebagai representasi presiden dan pemerintah pusat, massa meminta untuk bertemu dengan gubernur dan wakil gubernur guna menyampaikan aspirasi kepada presiden.

“Enggak mungkin kami ke Jakarta pak. Jadi kita sampaikan ini kepada gubernur,” kata Rahmanita Sari.

“Bapak, mohon maaf yang terhormat, bapak bagian administrasi bukan bicara kebijakan,” lanjutnya.

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Lampung mengaku kecewa dengan sikap gubernur dan wakil gubernur yang tidak menemui mereka.

“Kami ini sifatnya aksi damai, kenapa gubernur dan wakil gubernur sebagai representasi pemerintah pusat tidak mau menerima aspirasi kami?”

Aksi Jilid 3 Cipayung Plus Lampung

Usai bertemu Fahrizal Darminto, para mahasiswa kembali melakukan orasi sembari menyampaikan tuntutan.

Aksi berlangsung hingga pukul 19.41 WIB malam dengan pengamanan dari pihak kepolisian dan Satpol PP.

Menyikapi keengganan gubernur dan wakil gubernur menerima aspirasi mahasiswa untuk yang kali kedua, Cipayung Plus Lampung berjanji akan menggelar aksi jilid 3 dengan massa lebih banyak pada Senin (11/11/2019) depan.

“Kami di sini aksi damai hanya ingin bertemu gubernur dan wakil gubernur. Insyaallah ada aksi ketiga pada Senin mendatang,” kata Erzal Syahreza selaku Ketua PC PMII Bandarlampung. (*)

Cipayung Plus Lampung

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan