Chusnunia Chalim: Kepala daerah harus eksplorasi potensi wisata

234 views
Chusnunia Chalim: Kepala daerah harus eksplorasi potensi wisata.
Dari Kiri-Kanan, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, Kadis Pariwisata Lampung Endarwan melaunching Sistem Layanan Informasi Pariwisata di Lampung Elephant Park Bandarlampung, Minggu (9/2/2020). Foto: Buletin7.com

BULETIN7.COM, BANDARLAMPUNG – WAKIL Gubernur Lampung Chusnunia Chalim menantang kepala daerah di 15 Kabupaten/Kota untuk berani mengeksplorasi potensi pariwisata di wilayah masing-masing.

“Ini kan festivalnya di daerah, agar festivalnya lebih menarik, kreatif,” kata Nunik sapaan akrabnya, Minggu (9/2/2020), di Lampung Elephant Park Bandarlampung.

Nunik hadir di Lampung Elephant Park atau Taman Gajah untuk melaunching Sistem Layanan Informasi Pariwisata.

Tahun ini, Pemerintah Provinsi Lampung merilis 86 event pariwisata tingkat daerah dan nasional.

Ke-86 event kalender pariwisata tersebut terbagi atas 16 event komunitas dan 70 event yang dilaksanakan OPD Pemprov, Pemkot, dan Pemkab.

Dari 70 event OPD, ada 2 kegiatan yang masuk Calendar of Event Indonesia 2020 yakni Krui Pro World Surf League dan Lampung Krakatau Festival.

“Apalagi kalau festivalnya berlangsung beberapa hari, tempat penginapan bisa laku, kemudian kuliner, souvenir, dan seterusnya. Jadi efek dominonya banyak sekali, diharapkan bisa menggerakkan perekonomian melalui bidang pariwisata,” ujar mantan Bupati Lampung Timur ini.

Kunjungan wisatawan, baik mancanegara atau nusantara, ditargetkan mencapai 10 juta lebih.

Untuk mencapai target tersebut, Pemprov turut mempromosikan potensi wisata Lampung di aplikasi digital.

Saat ini Pemprov tengah menggodok kerja sama dengan Gojek, untuk tambahan beberapa platform yang sudah ada di beberapa kota seperti Bandarlampung, Metro, dan Pringsewu.

“Untuk ketiga daerah itu akan ada kerja sama kita menambah lagi titik-titik destinasi kuliner. Karena kuliner juga penting untuk sektor pariwisata termasuk destinasi,” katanya.

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran di 2020 untuk perbaikan destinasi wisata sesuai dengan prioritas di wilayahnya.

Nunik mengaku telah mengadakan pertemuan dengan beberapa kementerian di Jakarta, di antaranya Kementerian Pariwisata dan Kementerian Tenaga Kerja.

Baca juga:  Pernikahan Chusnunia Chalim Dihadiri Menteri

“Saya dalam tanda kutip curhat ke beberapa kementerian termasuk Kementerian Pariwisata. Kalau bicara tenaga kerja berarti ditangani oleh Kementerian Tanaga Kerja,” ujar Ketua DPW PKB Lampung ini.

Pemprov dan Kementerian Tenaga Kerja sepakat untuk membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di Krui, demi meningkatkan pembangunan SDM pariwisata.

“Untuk Lampung, kalau kita bicara wisata internasionalnya, wisatawan mancanegara, masih lebih banyak ke Krui. Maka kita prioritaskan ke Krui,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad menyatakan kesiapan mendukung program pemerintah.

“Dalam sapta pesona salah satunya adalah rasa aman bagi para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” kata Pandra.

Namun keamanan juga harus melibatkan unsur masyarakat dan stakeholder terkait.

“Kabupaten/Kota yang saat ini sudah dilayani pihak kepolisian adalah 14 Kab/Kota, hanya tinggal Pesisir Barat saja yang belum,” ujarnya.

Pemprov Lampung menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 300.000 orang kemudian wisatawan nusantara atau domestik 13 juta orang.

“Bagaimana pun juga kita harus mendukung program Pemprov Lampung salah satunya adalah bagaimana meningkatkan destinasi pariwisata,” katanya. (Josua)

Chusnunia Chalim Destinasi Wisata Sistem Layanan Informasi Pariwisata

Posting Terkait

Tinggalkan pesan