Bawaslu Rekomendasikan Tunda Pleno DPT jika Belum Clear

197 views
Bawaslu Rekomendasikan Tunda Pleno DPT jika Belum Clear.
Bawaslu Provinsi Lampung mengekspos Potensi Kerawanan Pemilu di Pilkada Serentak 2020, Kafe Tokopi Sukarame Bandarlampung, Rabu (4/3/2020). Foto: Buletin7.com

BULETIN7.COM, BANDARLAMPUNG – BAWASLU Provinsi Lampung mendirikan posko pengaduan bagi masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik.

“Di setiap kecamatan dan desa akan ada posko pengaduan terhadap masyarakat yang belum punya e-KTP.  Kita merekomendasikan ke Pemda setempat untuk dilakukan perekaman,” kata Koordiv Pengawasan Bawaslu Lampung Iskardo P Panggar dalam giat ekspos Potensi Kerawanan Pemilu di Pilkada Serentak 2020, Rabu (4/3/2020) di Kafe Tokopi Sukarame.

Sebanyak 8 Kabupaten/Kota se-Lampung yang mengikuti Pilkada Serentak 2020 berada pada level kerawanan sedang.

Salah satu fokus pengawasan pilkada di 8 kabupaten kota adalah pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih, khususnya di wilayah perbatasan dan register.

“Seperti Way Kanan yang berbatasan dengan 2 kabupaten, kemudian di wilayah register atau hutan lindung, Negara Batin dan Pakuon Ratu,” ujarnya.

Bawaslu memastikan pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih akan benar-benar clear sebelum dilakukan rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Kalau kemarin (Pemilu 2019) ada DPTHP-1 dan DPTHP-2, sekarang kita akan clearkan sebelum pleno. Kemudian kita akan konsentrasi terhadap data pada Sidalih (Sistem Data Pemilih),” katanya.

Saat ini jajaran Bawaslu menggelar bimbingan teknis terkait pengawasan DPT.

Bawaslu akan menerima DPT by name by address dari Disdukcapil melalui KPU.

Kepala Disdukcapil Bandarlampung Ahmad Zainuddin mengaku telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak penyelenggara pemilu.

Dia mengatakan KPU diberikan kewenangan oleh Mendagri melalui Dirjen Dukcapil untuk MoU menyerahkan DP4 (Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu).

“Kami ini memfasilitasi kelancaran pelaksanaan yang diminta oleh KPU. Makanya yang menyelenggarakan data apapun dari KPU RI. Kemudian KPU Provinsi, dan Kabupaten/Kota menerima secara berjenjang dari KPU RI, sama datanya,” kata Zainuddin.

Baca juga:  Denny Sanca Ancam Polisikan KPU Bandarlampung

Sementara Anggota KPU Lampung Divisi Data dan Informasi, Agus Riyanto, mengatakan akan mencermati Potensi Kerawanan Pemilu secara positif.

Pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih menjadi perhatian serius bagi KPU Lampung untuk lebih bekerja keras guna memaksimalkan angka partisipasi pemilih.

“Saya kira itu menjadi catatan penting bukan warning bagi kawan-kawan di 8 Kabupaten/Kota untuk mengangkat angka partisipasi pemilih,” ujar Agus.

Dalam rapat koordinasi yang berlangsung pada Senin (2/3/2020) lalu, KPU melakukan persiapan pembentukan PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) untuk pelaksanaan coklit (Pencocokan dan Penelitian) yang akan dilaksanakan 18 April-17 Mei. (Josua)

Bawaslu Lampung IKP Pilkada 2020 Pilkada 2020

Posting Terkait

Tinggalkan pesan